Buffon Terinspirasi Kiper Kamerun

Gianluigi Buffon mengungkapkan bahwa dirinya pada awalnya bukanlah seorang kiper karena sebelum itu dia bermain sebagai seorang gelandang. Namun pada akhirnya itu berubah setelah Piala Dunia 1990.

Ia mengaku terinspirasi akan sosok Thomas N’Kono yang mengubah sosok seorang Buffon. Pemain yang baru saja merayakan ulang tahun ke-40 tersebut mengungkapkan dia memutuskan menjadi kiper setelah melihat kiper legendaris Kamerun, Thomas N’Kono pada Piala Dunia 1990.

“Saya adalah seorang gelandang selama empat atau lima tahun, kemudian pada tahun 1990 itu cinta pada pandangan pertama untuk Thomas N’Kono dari Kamerun di Piala Dunia, jadi saya menjadi seorang kiper,” ujarnya.

“Saat anda masih kecil, karakter besar ini benar-benar menangkap imajinasi anda. Saya memiliki kehidupan terbaik yang bisa dimiliki seseorang, bagi seorang pria yang mencintai olahraga seperti saya,” tambahnya.

“Olahraga benar-benar merupakan tempat latihan untuk hidup, jadi bila anda memulai lebih awal, saya pikir itu juga bisa menghentikan anda menuruni jalan yang salah,” lanjutnya.

Buffon merupakan pemain didikan akademi Parma yang memulai debut di Serie A pada usia 17 tahun 295 hari, saat bermain imbang tanpa gol melawan AC Milan pada 19 November 1995. Penampilannya selama enam tahun membuat banyak klub tertarik untuk mendapatkan jasanya.

Namun Juventus yang pada akhirnya beruntung mendapatkan tanda tangan pemain kelahiran Carrara, 28 Januari 1978 tersebut. Pada tahun 2001 saat itu, Bianconeri harus mengeluarkan biaya senilai 52 juta euro yang merupakan rekor transfer untuk mendapatkan sang kiper.

Bersama Juventus, Buffon semakin dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Selama di Turin, berbagai gelar telah dia rasakan, di antaranya delapan Scudetto, satu gelar Serie B, tiga Coppa Italia dan lima Supercoppa Italiana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: