Bukan Uang yang Jadikan Sanchez ke MU

Bukan Uang yang Jadikan Sanchez ke MU

Sanchez tampaknya akan bergabung dengan Manchester City sebelum mereka menarik diri karena biaya transfer. City lebih suka opsi mendatangkan Sanchez dengan gratis karena pemain asal Cile itu akan  berstatus bebas transfer pada musim panas mendatang. United pun menyambar peluang ini dari rival sekota mereka.

Mourinho mengatakan dia tidak mengetahui alasan Sanchez lebih memilih United daripada City. “Yang saya pahami adalah kalau klub lain tidak mendapatkannya maka hal tersebut bukan lantaran uang,” kata dia dilansir dari Sky Sports, Jumat (26/1).

Pelatih asal Portugal itu pun mengklaim United tidak menghabiskan uang banyak di bursa transfer. “Silakan Anda analisa angka di Manchester City, Chelsea, dan bahkan Everton menghabiskan lebih banyak uang daripada kami,” ujar dia.

Dia menerangkan proses transfer pemain harus dimasukkan ke dalam perspektif. Dalam kasus Sanchez, tidak bisa hanya dipandang karena kontrak sang pemain bisa habis pada akhir musim ini.

“Berapa biaya Alexis Sanchez dalam transfer normal jika kontraknya tersisa tiga tahun? Saya bisa mengatakan sekitar 100 juta sampai 150 juta poundsterling,” kata dia.

Dia menambahkan Alexis merupakan pemain berkualitas yang bisa bergabung dengan klub manapun. Dia punya banyak opsi, tetapi memilih bergabung dengan United.

“Dia memutuskan untuk datang kesini dan Anda seharusnya bertanya kepada dia. Soal mahal atau murah, jujur saja, saya pikir itu kesepakatan yang adil. Ini adalah kesepakatan yang bagus untuk kami,” kata dia.

Pep Guardiola mengatakan City menarik diri dari kesepakatan tersebut untuk mempertahankan stabilitas klub. Namun, Mourinho memiliki pandangan unik mengenai situasinya.

“Alexis mengingatkan saya mengenai metafora saat Anda melihat pohon dengan jeruk menakjubkan di puncak pohon. Anda tidak bisa sampai di puncak kemudian Anda mengatakan, ‘saya memetik yang lebih rendah karena saya tidak suka yang ada di puncak,” kata Mourinho.

Mourinho mengatakan semua klub menyukai pemain yang berada di level tertinggi, seperti jeruk berkualitas bagus yang memiliki banyak air di puncak pohon. Namun, tidak semua klub bisa merekrut pemain tersebut. “Jadi Anda bilang ‘saya lebih memilih yang lain’. Saya pikir ini mengingatkan saya sedikit dari cerita itu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: