Inikah Akhir dari Zidane?

Stadion Santiago Bernabeu jadi saksi kalahnya Real Madrid dari Leganes. Kekalahan tersebut pun membuat Zinedine Zidane mendapatkan kritik. Membuat pria asal Prancis ini diisukan bakal dipecat.

 

Kesalahan atau boleh juga disebut hal yang disayangkan dari Zidane adalah dia tetap menurunkan pemain-pemain lapis kedua. Sebut saja tim B Madrid. Inilah yang harus dipertanggungjawabkan Zidane. Beberapa pemain muda Madrid tentu akan mengingat momen ini sebagai momen pahit dalam kariernya, dan itu tidak fair. Seharusnya, dengan situasi posisi Madrid yang semakin jauh dari Barcelona, dan tantangan besar di ajang Liga Champions, Zidane bisa mempersiapkan laga lawan Leganes lebih baik dengan menurunkan barisan pemain terbaik. Namun, yang terjadi seperti dia malah bermain-main dengan api hingga akhirnya terbakar.

Di mata Zidane, boleh jadi barisan pemain muda itu memiliki kesempatan yang sama untuk tampil. Namun, meninggalkan bintang seperti Cristiano Ronaldo atau Gareth Bale tanpa masuk dalam tim untuk laga ini, tentu sebuah keputusan yang sulit dimengerti oleh fan. Boleh jadi pula, kekalahan seperti ini (takluk dari tim kecil), ibarat kecelakaan yang tidak terhindarkan. “Kecelakaan” memang ada dalam sepak bola. Yang lain menyebutnya sebagai ketidakberuntungan.

Meski demikian, ketidakberuntungan yang terus terjadi menandai bahwa ini mengarah kepada awal dari akan berakhirnya era Zidane sebagai pelatih Madrid. Tentu saja, tidak ada yang menyangsikan sejarah yang telah ditorehkannya bersama Los Merengues. Tapi, sepak bola adalah saat ini dan kepercayaan klub, fan, harus ada pada saat ini pula. Inilah yang mulai tergerus di Madrid. Sulit melupakan sukses yang dilakukan Zidane, tapi sulit pula melupakan kekalahan dari Leganes.

Ini akan menjadi perhatian bagi manajemen Madrid, khususnya Presiden Florentino Perez. Ini pertanda bahwa Los Merengues harus segera melakukan gebrakan. Pertama, apakah mereka berani memecat Zidane? Atau itu akan menjadi langkah yang keliru? Bagaimanapun, Zidane sosok yang masih dibuang sayang. Memberikan kesempatan boleh jadi keputusan yang lebih baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: