Mimpi Bonek akan Andik Harus Kandas

Mimpi Bonekmania untuk melihat Andik Vermansah berseragam Persebaya Surabaya harus kandas. Manajemen Persebaya mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan mengejar pemain berusia 26 tahun tersebut.

Sosok Andik memang cukup lekat dengan Persebaya Surabaya. Ia sempat menjadi primadona para Bonekmania saat ia masih membela Persebaya di periode 2008-2013 silam sebelum pindah ke Selangor FA.

 

Pada akhir tahun kemarin, manajemen Selangor memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Andik Vermansah. Alhasil banyak Bonek terus mencoba merayu agar sang pemain kembali mengenakan seragam hijau kebesaran Persebaya.

 

Namun impian para Bonek itu kandas, karena manajemen Persebaya memastikan tidak akan merekrut Andik di musim ini. “Demi kepentingan tim yang lebih besar, untuk 2018 ini saya memutuskan untuk tidak lagi mengharapkan bergabungnya Sdr. Andik Vermansyah di Persebaya, walaupun itu sebenarnya merupakan keinginan awal tim, harapan besar sejumlah besar penggemar dan keinginan Sdr. Andik,” tulis Presiden Persebaya, Azrul Ananda di website resmi Persebaya.

 

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Sdr. Andik sejak lama, walau tidak pernah mempublikasikan atau menunjukkannya secara publik. Belakangan, ketika ada tanda-tanda komplikasi, saya sebagai presiden klub berkomunikasi langsung dengan Sdr. Andik.”

 

“Via pesan teks, pihak Sdr. Andik selalu menekankan soal angka. Bagi kami itu wajar. Ini olahraga profesional. Tapi seandainya angka itu bukan masalah bagi kami, tetap ada hal-hal lain yang harus dibicarakan. Ini bicara soal tim, dan rencana masa depan tim. Bukan soal satu orang, dan rencana satu orang tersebut.”

 

” Pada 17 Januari lalu, untuk membicarakan segalanya segala tuntas, kami mengundang Sdr. Andik untuk bertemu bersama saya, manajer tim, serta tim pelatih. Dengan demikian kita bisa tuntas membahas semua perencanaan untuk kebaikan bersama. Bukan hanya soal angka. Bukan hanya untuk satu tahun. Pihak Sdr. Andik lantas membatalkan pertemuan, dengan alasan sudah telanjur janji dengan pihak dari Malaysia.”

 

“Persebaya lebih besar dari kita semua. Selama ini kita semua, baik di internal tim dan para suporter, telah berupaya keras untuk memastikan Persebaya eksis dan berjaya dari ancaman pihak-pihak luar yang tidak menginginkan Persebaya sukses.” tutup putra Dahlan Iskan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: