Onay: Sepak Bola Mengalir dalam Darah Saya

Onay: Sepak Bola Mengalir dalam Darah Saya

“Itu tidak ada dalam kamus kehidupan saya. Sepak bola tetap mengalir dalam darah dan kehidupan saya. Tidak akan pernah lepas. Apalagi sampai mengucap salam perpisahan dan berganti menekuni cabang olahraga lain,” kata Kuswanto Nur Rizki, Player of the Week Liga TopSkor U-13 2017/18 Zona Bandung pekan ke-7.

Sepak bola, buat Onay, sapaan akrabnya, merupakan denyut kehidupannya. Tidak ada aktivitas lain kecuali mengolah si kulit bundar. Bahkan, untuk sepak bola, bocah kelahiran Karawang, 23 November 2003 ini, siap mempertaruhkan segalanya. Yang penting bisa menari lincah bersama bola.

Buktinya, di Liga TopSkor Bandung ini, Onay tidak pernah merasa capek. Setiap minggunya, di pagi buta, ia sudah berangkat jauh-jauh dari Karawang untuk melakoni laga Liga TopSkor Bandung. Usai bertanding, ia langsung kembali ke Karawang. Melaju sendirian pulang pergi dengan santai. Tanpa merasa lelah sedikit pun.

“Kalau capek jangan menjadi pemain sepak bola. Cari olah raga lain saja yang agak santai,” katanya, ringan. “Untuk sukses dan berhasil kita harus berani capek. Rela berkorban. Tidak boleh mengeluh, apalagi cengeng. Harus kuat dan tahan banting,” Onay menambahkan.

Dengan prinsip itu, siswa SMPN 2 Jatisari, Karawang, ini melesat menjadi pemain yang berbahaya. Sebanyak 12 gol sudah didonasikan buat RICKS Sayati. Untuk sementara, ia menjadi pencetak gol terbanyak sementara bersama Ferdiansyah, juru gedor UNI Bandung.

Istimewanya, Onay tidak pernah sekali pun berlatih dengan RICKS. Ia hanya datang dan bergabung saat menjalani pertandingan “Saya tinggal di Karawang. RICKS ada di Bandung. Tidak mungkin latihan bareng,” ujarnya, memberi alasan.

“Kalau latihan saya langsung ketemu di Lembang dan main bersama. Untungnya, chemistry tidak ada masalah. Saya bisa langsung menyatu dengan permainan tim,” kata Onay, yang baru sebulan bergabung dengan RICKS.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: