Pemain Tertua Piala Dunia Putuskan Pensiun Dari Pentas Internasional

Pemain Tertua Piala Dunia Putuskan Pensiun Dari Pentas Internasional

Pemain Tertua Piala Dunia Putuskan Pensiun Dari Pentas Internasional

Kiper veteran itu menyatakan tidak ingin lagi memperkuat Mesir, namun ia belum akan berhenti bermain bola meski usianya sudah 45 tahun.

Legenda Mesir Essam El-Hadary telah menyatakan pensiun dari pentas internasional pada awal pekan ini.
Kiper berusia 45 tahun itu awalnya mendapatkan debut pada 1996 silam dan mencatatkan penampilan ke-159 ketika memperkuat Mesir di partai terakhir babak grup Piala Dunia 2018 melawan Arab Saudi.
Penampilan El-Hadary di pertandingan itu membuatnya masuk sejarah karena namanya lantas menjadi pemain tertua di ajang Piala Dunia (45 tahun dan 161 hari). Ia mengalahkan rekor kiper Kolombia Faryd Mondragon (43 tahun dan tiga hari) pada Piala Dunia 2014 lalu.
Istimewanya, El-Hadary mampu melakukan penyelamatan penalti namun itu tidak cukup untuk menghindarkan Mesir dari kekalahan karena Arab Saudi mampu membalikkan kedudukan untuk kemudian menang 2-1.
Adapun lewat pernyataannya di Instagram, sang kiper veteran menyatakan: “Selalu ada akhir dari semuanya. Setelah berpikir masak-masak, saya mengambil keputusan untuk pensiun dari pentas internasional tepat 22 tahun, 4 bulan dan 12 hari dari partai pertama saya bersama Mesir dan saya memandang ini sebagai momen yang tepat untuk pensiun setelah kita membuat warga Mesir berbahagia dengan mengikuti Piala Dunia.

“Ini adalah momen yang tidak saya harapkan terjadi. Saya sudah berlatih keras setiap hari untuk mencapai performa tertinggi dan bersama tim nasional Mesir. Saya sangat bangga untuk memainkan 159 partai bersama Mesir, memenangkan Piala Afrika sebanyak empat kali, mencapai final pada 2017, menjadi kiper terbaik Afrika sebanyak empat kali, menjuarai turnamen Arab pada 2007 dan terakhir mencapai Piala Dunia,” tulis El-Hadary.
“Terakhir, terima kasih Tuhan atas segalanya. Saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya yang telah membantu saya selama ini, terutama ayah saya dan terima kasih kepada semua orang atas dukungan kalian yang sangat membantu saya untuk mencapai ini semua.”
Meski telah mundur dari pentas internasional, El-Hadary masih akan bermain untuk klub kasta teratas Mesir Ismaily, di mana ia terikat kontrak hingga Juni 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: