Resmi Pindah ke Tiongkok, Obi Mikel Tulis Surat Perpisahan

Mikel Resmi Pindah ke Tianjin

John Obi Mikel, Menulis surat untuk para penggemar Chelsea. Pemain berusia 29 tahun memutuskan untuk menutup 10 tahun perjalanan karirnya di Stamford Bridge untuk menjadi bintang Premier League terakhir yang datang ke Tiongkok.

Mikel bergabung dengan Tianjin, yang finish di peringkat 11 klasemen akhir Liga Super Tiongkok musim lalu, dengan status free transfer usai kontraknya di Chelsea bakal berakhir di penghujung musim.

Selama di Chelsea, Mikel memenangkan dua trofi Premier League, empat Piala FA, dan Liga Champions di 2012.

Dalam surat yang ia unggah di media sosial, Mikel berterima kasih pada fans Chelsea atas dukungan yang mereka berikan dan mengklaim dia sudah bermain dengan beberapa pemain dan manajer terbaik selama berada di Stamford Bridge.

Berikut surat yang ditulis kapten Nigeria tersebut:

Kepada semua keluarga di Chelsea

Setelah 10 tahun, 374 penampilan dan sebelas trofi, waktunya saya mengucap selamat tinggal.

Di mana saya mulai? Saya bergabung dengan Chelsea sebagai pemain berusia 19 tahun dari Liga Primer Norwegia, mencatat debut di Community Shield. Saya mengucap selamat tinggal sebagai juara Inggris, Eropa, dan kapten tim nasional.

Bermain di Premier League, liga terbaik dunia, adalah impian semua pemain profesional. Namun bermain di Chelsea, menjadi bagian dari keluarga Chelsea, bekerja dengan manajer terbaik dan pemain terbaik dunia, sudah jadi sebuah kehormatan.

Setiap prestasi yang saya raih di Chelsea memiliki kenangan istimewa: gol pertama saya melawan Macclesfield di 2007 (meski setelah itu saya hanya membuat lima gol!). Akhir yang indah di musim 2010 – mengamankan titel di pekan terakhir, mencetak rekor 103 gol, dan memenangkan Piala FA sepekan berselang. Gol kemenangan Didier di babak ekstra melawan Manchester United di final Piala FA 2007. Mengalahkan dua rival London terbesar di final Piala Liga. Memenangkan Liga Europa di Amsterdam, dengan salah satu usaha terakhir di pertandingan.

Kemudian ada Munich. Kami amat ingin membalas kekecewaan final di 2008, namun harus tertinggal dengan dua menit tersisa, melawan Bayern, di stadion mereka sendiri, sepertinya keberuntungan tak memihak kami. Namun malam itu, dengan keberanian layaknya singa di dada kami dan fans yang terus mendukung kami, kami berjuang. Didier mencetak gol dan sisanya adalah sejarah, dan hingga kini dengan bangga kami adalah satu-satunya tim di London yang pernah memenangkan trofi Eropa.

Tidak ada satupun itu yang bisa terjadi tanpa dukungan penuh dari suporter dan klub. Untuk Mr. Abramovich, staff klub, pelatih, physio, dan juga manajer yang pernah menangani saya di Chelsea, saya ingin mengucap terima kasih.

Namun ucapan terima kasih terbesar saya harus diberikan pada fans The Blues. Anda membawa saya ke keluarga Chelsea, anda menyanyikan nama saya, dan terus ada bersama kami. Terima kasih berkat dukungan anda semua, malam seperti di Munich, anda membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Seperti yang anda tahu, saya tidak terlalu sering bermain musim ini, seperti yang saya harapkan, dan di usia 29 saya masih bisa bermain selama beberapa tahun lagi. Dengan dasar pemikiran itu, saya merasa ini waktunya mencari tantangan baru. Saya senang bisa bergabung dengan Tianjin TEDA FC di Tiongkok, saat ini Liga Super Tiongkok tengah berkembang, dan saya ingin membantu Tianjin TEDA FC untuk terus berkembang di dalam dan luar lapangan selama beberapa tahun mendatang.

Untuk semua di Chelsea – selama tinggal, dan terima kasih. Anda akan selalu jadi bagian dari diri saya, dan saya berharap yang terbaik untuk anda semua. Saya tidak bisa lebih bahagia lagi mengucap selamat tinggal pada klub di tempat mereka seharusnya berada – di puncak klasemen.

Keep The Blue Flag Flying High!

Mikel John Obi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: