Rumitnya Masalah Matic Dengan Conte Sebelum Chelsea Menjualnya Ke MU

Rumitnya Masalah Matic Dengan Conte Sebelum Chelsea Menjualnya Ke MU

Rumitnya Masalah Matic Dengan Conte Sebelum Chelsea Menjualnya Ke MU

Antonio Conte harus kehilangan Nemanja Matic di skuat Chelsea musim ini. Dan sekurangnya ada lima permasalahan yang terjadi sebelum akhirnya gelandang Serbia itu dijual ke Manchester United, menurut laporan dari Telegraph.

Manajer Chelsea harus melewati musim panas yang agak sedikit sulit. Hal itu berdampak pada performa tim di laga perdana yang tampil memalukan saat takluk dari Burnley 3-2 di Stamford Bridge.

Kehilangan Matic sangat jelas terasa, apalagi pemain Serbia itu malah membuat klub barunya menang besar di laga perdana saat menghancurkan West Ham 4-0 di Old Trafford. Banyak yang menilai, Matic tampil begitu dominan mengawal lini kedua Setan Merah.

Conte pun pernah melancarkan curhat di depan publik yang mempertanyakan penjualan gelandang internasional Serbia itu. Padahal Matic memiliki peran penting dalam dua gelar Liga Inggris yang The Blues raih dalam tiga musim terakhir.

Conte ragukan kebugaran dan motivasi Matic

Meski begitu, media Telegraph yang berbasis di Inggris mengungkapkan bahwa sesunggunnya mantan pelatih Juventus itu tidaklah menentang keputusan Chelsea menjual Matic.

Laporan tersebut justru mengklaim bahwa Conte merasa mendapatkan peningkatan yang signifikan saat mendapatkan jasa Tiemoue Bakayoko. Pemain internasional Prancis itu sendiri baru saja membawa Monaco menjuarai Ligue 1 musim lalu.

Memang, ini sudah jelas terbukti dengan Conte memiliki keraguan besar terhadap motivasi Matic. Dengan menyadari sebuah kenyataan bahwa ia akan memasuki usia ke-30 pada Agustus berikutnya.

Semakin ditambahlah keraguan Conte pada sisi kebugaran fisik dari Matic yang kemungkinan akan semakin menurun. Bahkan pelatih asal Italia itu mengisyaratkan bahwa dirinya merasa mantan gelandang Benfica itu sudah tak terlalu mobile, dalam hal penguasaan bola dan sisi fleksibilitas taktik.

Chelsea mengawali musim dengan menduetkan Cesc Fabregas dan N’Golo Kante di posisi gelandang tengah. Hasilnya pun sudah terlihat, mereka kalah duel sehingga berujung kekalahan, ditambah kartu merah Fabregas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: